PENTINGNYA MANAJEMEN SUMBERDAYA PENDIDIKAN

 Pentingnya Manajemen Sumber Daya Pendidikan

Manajemen sumber daya pendidikan sangat penting bagi sebuah lembaga pendidikan sekolah/madrasah. Secara umum, adalah dapat meningkatkan mutu pendidikan. Secara khusus, dapat meningkatkan mutu bagi beberapa unsur , antara lain lembaga (sekolah/madrasah), bagi fungsional (pelaksanaan tujuan pendidikan), bagi sosial (masyarakat), dan meningkatkan mutu personal (pengelola pendidikan).[1] Dari beberapa unsur kepentingan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

1)      Bagi Lembaga (sekolah/Madrasah)

Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, unsur utama yang harus diperhatikan adalah lembaga pendidikan (sekolah/madrasah). Sebuah lembaga perlu adanya kriteria minimal, agar dalam melaksanakan kegiatan pendidikan dapat terlaksana dengan baik.

Salah satu kriteria minimal sebuah lembaga pendidikan adalah adanya sarana dan prasarana pendidikan yang memadai. Hal ini sebagaimana dalam Undang-Undang nomor 20 tahun 2003, tentang sitem pendidikan nasional, bahwa Standar Nasional Pendidikan (SNP) terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pebiayaan dan penilaian pendidikan harus ditingkatkan secara berencana dan berkala.[2]

Berdasarkan hal tersebut disimpulkan bahwa sebuah lembaga pendidikan adalah adanya sarana dan prasarana yang memadai. Sarana dan prasarana sekolah/madrasah termasuk gedung sekolah, ruang kelas, lapangan olahraga, buku ajar, mobiler, dan sebagainya. Semua sarana dan prasarana tersebut harus dikelola dengan baik, agar tidak mudah rusak dan dapat dipakai dalam waktu yang cukup lama.

Dengan demikian, manajemen sumber daya pendidikan berkaitan dengan sarana dan prasarana sangat penting bagi sebuah lembaga sekolah/madrasah. Sarana dan prasarana dapat dikelola secara fisik, yaitu menjaga dan ditempatkan sesuai kebutuhan. Selain itu sarana dan prasarana dikelola secara administratif, seperti membuat inventaris barang, dan sebagainya.

2)      Bagi Pelaksanaan Proses Pembelajaran

Pentingnya manajemen sumber daya pendidikan bagi pelaksanaan proses pembelajaran adalah terkelolanya proses pembelajaran dengan baik. Antara lain guru dapat mengelola perangkat pembelajaran, seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), silabus, program semester, program tahunan dan sebagainya. Selain itu perangkat evaluasi, seperti daftar nilai, daftar hadir siswa, buku catatan pribadi siswa, termasuk format penilaian.

Semua unsur tersebut guru dapat melaksanakan pengelolaan pada proses pembelajaran dengan memanfaatkan fungsi-fungsi manajemen, antara lain, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan mengevaluasi. Dengan memanfaatkan fungsi-fungsi manajemen tersebut prose pembelajaran dapat berjalan dengan baik.

a.       Perencanaan

Kegiatan dalam perencanaan pada proses pembelajaran adalah membuat membuat RPP, silabus, program semester, program tahunan, daftar nilai, daftar hadir siswa, buku catatan siswa, setiap awal tahun ajaran atau awal semester, agar dalam pelaksanaannya dapat dilakukan secara lebih terarah.

b.      Pengorganisasian

Setelah membuat perencanaan pada unsur proses pembelajaran, langkah selanjutnya melakukan pengelompokan atau menempatkan sesuai dengan yang direncanakan.

c.       Pelaksanaan

Pada kegiatan ini, guru melaksanakan proses pembelajaran sebagaimana yang telah direncanakan sebelumnya. Pelaksanaanya proses pembelajaran dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, agar proses berjalan dengan baik dan terarah.

d.      Evaluasi

Dalam kegiatan ini, guru melaksanakan evaluasi atau penilaian terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan sesuai dengan jadwal masing-masing. Dalam kegiatan evaluasi ini dilakukan melalui supervisi kepala sekolah atau pengawas.

3)      Bagi Lingkungan sosial pendidikan

Lingkungan sosial pendidikan termasuk di dalamnya hubungan masyarakat (humas), stackholder, yaitu komite sekolah, orang tua wali, dan sebagainya. Stackholder merupakan masyarakat yang berhubungan langsung dengan lembaga pendidikan/madrasah. Stackholder perlu dikelola dengan baik, agar dalam pelaksanaan pendidikan dapat berjalan dengan baik.

Pentingnya manajemen sumber daya pendidikan bagi lingkungan sosial pendidikan, adalah dapat terkelolanya unsur-unsur lingkungan sosial pendidikan dengan baik, antara lain meningkatkan kerja sama antara komite sekolah, masyarakat, orang tua/wali siswa dengan sekolah secara sinerji.

Semua unsur lingkungan sosial pendidikan, dalam upaya meningkatkan kinerjanya, pihak sekolah dapat memanfaatkan fungsi-fungsi manajemen hendaknya dapat  

4)      Bagi Personalia

Personalia yang dimaksud pada lembaga pendidikan sekolah/madrasah, antara lain tenaga pendidik dan kependidikan, serta peserta didik. Pentingnya pengelolaan sumber daya pendidikan antara lain, sebagai berikut:

a)      Guru

Merupakan tombak dalam proses pendidikan. Proses pendidikan tidak akan berhasil dengan baik tanpa peran guru. Dengan julukan tugas guru sebagai tenaga pendidik dan pengajar maka mereka mempunyai fungsi sebagai berikut: (1) Guru sebagai pengelola proses pembelajaran, guru memberikan pengajaaran di dalam kelas. Ia menjelaskan kepada murid agar memahami dan paaham apa yang diberikan berupa pengetahuan dan juga sikap, keterampilan, kebiasaan, hubungan sosial, apresiasi, dan sebagainya melalui pengajaran yang diberikannya. (2) Guru sebagai moderator, guru berkewajiban memberikan bantuan kepada peserta didik agar mereka mampu menemukan masalahnya sendiri, memecahkan masalahnya sendiri, dan meyesuaikan diri sendiri dengan lingkungannya. (3) Guru sebagai motivator, dimana guru memberikan motivasi kepada peserta didik dalam mengahadapi permasalahan yang sedang dihadap anak dengan memberi penguatan atau suatu pujian agar anak lebih termotivasi untuk belajar dan menciptakan suatu hasil karya lagi. (4) Guru sebagai fasilitator, guru berkewajiban memberikan fasilitas berupa serana prasarana atau media dalam proses pembelajaran, sehingga anak dengan mudah mengerti pembelajaran yang diberikan guru kepada peserta didiknya. (5) Guru sebagai evaluator, setelah proses pembelajaran berlangsung seorang guru tidak lepas dari penilaian atau evaluasi  hasil pembelajaran, apakah pembelajaran yang diberikan dapat diterima anak atau masih perlu diulang kembali. (6) guru bertanggung jawab atas penyelenggaraan program program-program pengembangan kurikulum dan pengembangan kurikulum dan pengembangan alat bantu pengajaran. (7) Bertanggung jawab atas penyelenggaraan program-program pengembangan alat pengukuran dan evaluasi kegiatan-kegiatan belajar dan kepribadian peserta didik. (8) Bertanggung jawab atas penyelenggaraan program kegiatan pengelolaan perpustakaan sekolah.

b)      Tenaga kependidikan

Pentinya manajemen sumber daya pendidikan bagi tenaga kependidikan antara lain: 1) Memungkinkan organisasi mendapatkan dan mempertahankan tenaga kerja yang cakap, dapat dipercaya dan memiliki motivasi tinggi, dengan adanya pengelolaan tenaga kependidikan suatu organisasi mendapat tenaga kependidikan yang baik yammg memiliki kecakapan dan motivasi tinggi sehingga mendapatkan tujuan pendidikan secara efektif dan efesien. 2) Meningkatkan dan memperbaiki kapasitas yang dimiliki oleh karyawan. 3) Mengembangkan sistem kerja dengan kinerja tinggi yang meliputi prosedur perekrutan dan seleksi yang ketat, sistem kompensasi dan intensif yang disesuaikan dengan kinerja, pengembangan manajemen serta aktivitas pelatihan yang terkait dengan kebutuhan organisasi dan individu. 3) Mengembangkan praktek manajemen dengan komitmen tinggi yang menyadari bahwa tenaga pendidik dan kependidikan merupakan stakeholder internal yang berharga serta membantu mengembangkan kerjasama dan kepercayaan bersama. 4) Menciptakan iklim kerja yang harmonis.

 

Post a Comment

0 Comments